Thursday, December 5, 2013

Tutorial Model Kerudung Segi Empat untuk Pesta dan Wisuda by Didowardah - Bagian #23

Assalamualaikum sobat Didowardah.. Berikut ini kami bagikan Tutorial model kerudung segi empat terbaru dan modern yang bisa diaplikasikan untuk acara wisuda, pesta, kondangan dan acara special lainnya. Kenapa modern? Karena dibandingkan dengan kerudung pesta klasik, pemakaian kerudung ini lebih sleek, simple dan bebas rimple2.. Cocok banget buat kamu yang suka style kerudung dengan minim jarum dan renda2..Dan tentunya lebih kilat dan tanpa harus ribet untuk tampil beda dihari spesial kita. Selain itu ada banyak pilihan untuk hasil finishing yang sesuai dengan karakter dan taste kita.

Dengan beragam pilihan bros dan aksesoris, kita bisa menyesuaikan model
kerudung ini dengan dress yang kita pakai. Untuk kuliah misalnya, biasanya saya menggunakan style ini dengan tanpa aksesoris sama sekali yang dipadukan dengan blouse. Sementara untuk kondangan biasanya saya sematkan bros yang blink-blink dan memadukannya dengan kebaya atau kaftan.. Gimana? that's cool, ain't it?

Ok langsung ke STEP-BY-STEP-nya yuk..


Tutorial Model Kerudung Segi Empat untuk Pesta dan Wisuda




 

[1]. Kenakan Ciput ninja dan siapkan kerudung segi empat.

[2-3]. Pasang kerudung segi empat yang sudah kita lipat 2 (membentuk segi 3) secara diagonal, lalu sematkan jarum dibagian tengkuk.

[4-6]. Sisi kiri kita tarik ke arah sisi kanan atas melewati tengkuk belakang dan selipkan di bagian sisi kiri, kunci dg pentul.

[7-9]. Semua sisa juntaian
kerudung segi empat kita tarik kesisi kiri, lalu dg bantuan salah satu telapak tangan kita bikin stiff drappery (selempangan kaku), pastikan selempang tersebut membentuk garis gurat alamai dan kunci dg jarum. Lihat gambar 7-9.

[10]. Rapikan

Sisa gambar tak bernomor adalah FINAL LOOK dari tutorial ini. Beragam aksesoris bisa kita PASANG sesuai selera. Have a nice trial ladies ^^

 

sumber: CAMIJIL

Monday, November 25, 2013

Cara Membuat Hijab Layaknya Rompi | Tutorial Hijab Pashmina ala Didowardah - Bagian #23

Assalamualaikum, Sobat Didowardah. Berikut kami bagikan tutorial hijab Pashmina yang "disulap" menjadi rompi unik.

Cara Membuat Hijab Layaknya Rompi | Tutorial Hijab Pashmina ala Didowardah


Penasaran dengan Video Tutorialnya? yuk tonton videonya!


sumber: CAMIJIL

Saturday, November 23, 2013

Tutorial Hijab Paris Simple | One Minute | Formal-Non Formal by Didowardah - Part #22

Hello sobat Didowardah, siapa bilang tampil MODIS itu RIBET? Kalo kata sobat Didowardah sih gag dong yah.. Ini buktinya, Didowardah bagikan tutorial HIJAB SATU MENIT buat kamu yang suka style simple tapi tetap terlihat STUNNING.. Yupz, Tutorial hijab Paris ini bisa diaplikasikan dalam acara formal maupun kasual. Cukup satu menit saja, dan Taraaaaaaaa.. anda sudah tampil cantik mempesona.

Ok hayuk langsung ke step-by-stepnya



Tutorial Hijab Paris Simple | One Minute | Formal-Non Formal by Didowardah

 

HOW TO WEAR Tutorial Hijab Paris Simple


[1]. Kenakan ciput dan pasang hijab paris dengan kedua sisi yang sama panjang

[2, 3 dan 4]. Salah satu sisi (disini sisi kiri) kita tarik ke sisi kanan melewati belakang tengkuk lalu putar ke depan untuk kemudian berakhir disisi kiri samping dan kunci dg pentul.

[5]. Rapikan Sisa gambar tak bernomor adalah hasil akhir dari tutorial ini. Untuk menambah aksen girly, beri bros favorit disisi kanan

Have a Nice Trial ^^ Well.. Didowardah merely shares instead of forcing others to follow her style.. Just TAKE or LEAVE....No rude comment accepted..





 

Best Regards, Didowardah

Thursday, November 21, 2013

Cara Memakai Hijab Dian Pelangi Jenis Hijab Pashmina - Bagian #22

Dian Pelangi Hijab - Yups karena request sobat CAMIJIL, akhirnya ini pertama kalinya saya mencontek gaya cara memakai hijab Dian Pelangi, salah satu designer hijab Muda Indonesia. Tampilannya begitu menawan dan elegan saat tayang di acara Hitam Putih di TRANS7 .Pantas saja beberapa dari sobat Didowardah meminta saya untuk segera membuat tutorialnya. And taraaa.. here is the picture n the video requested.

Cara Memakai Hijab Dian Pelangi Jenis Hijab Pashmina


Ok let's go to the steps:

1. Kenakan ciput ninja yang senada dengan warna hijab pashminamu.

2. Pasang pashmina dengan salah satu sisi lebih pendek (bahkan sangat pendek ngepas diatas kepala) di gambar ini sisi kiri yang lebih pendek. Kunci dengan pentul. Lihat gambar 2.

3-4. Sisi kanan yang menjuntai panjang kita tarik ke atas arah kiri lalu beri peniti atau pentul untuk mengunci tepat di ujung sisi kiri tadi (di atas kepala) lihat gambar 3-4.

5-8. Lalu genggam, kumpulkan dan tarik perlahan sisa bagian dari sisi kanan tadi ke arah samping kanan sementara tangan kiri menahan tangan lainnya membentuk juntaian tadi menjadi serupa mawar diatas kepala, yaitu dengan melingkarkan sisa tadi dan menguncinya di bagian paling ujung lingkaran. Lihat gambar 5-8.

9. Rapikan.

Sisa gambar tak bernomor lainnya adalah hasil akhir dari tutorial
hijab dian pelangi ini. Have a nice trial.


Versi Video tutorial hijab dian pelangi.




 


Love, Didowardah

Tuesday, November 19, 2013

Paris Turban Hijab Tutorial [2 in 1] by Didowardah - Part #21

Paris Turban Hijab Tutorial - Hai Sobat Didowardah.. Berikut ini kami bagikan tutorial hijab Paris dengan dua style yaitu semi Turban dan Turban. Silahkan dipilih sesuai seleranya yah.. Sebenarnya ini adalah tutorial yang sudah mengendap lama di file komputer. Semoga bermanfaat dan menginspirasi..

Ok hayuk langsung ke step-by-stepnya..



Paris Turban Hijab Tutorial [Double Tutorial] by Didowardah


[1]. Kenakan ciput dan pasang hijab paris dengan tanpa dilipat.

[2]. Ambil kedua sisi lalu kunci hijab dibelakang tengkuk dengan peniti.

[3]. Ambil seluruh juntaian hijab dan tarik ke salah satu sisi (disini ke arah sisi kiri).

[4-5]. Tarik semua juntaian tadi ke atas sisi kiri ke arah kanan lalu ikat dengan karet gelang tanpa menyisakan juntaian. lihat gambar 4 dan 5.

[6]. Bagi dua juntaian tadi, yang panjang biarkan tergerai disi kanan atas, yang pendek kita tarik kebelakang menutupi bagian belakang kepala. lihat gambar 6.

[7A]. Bagian yang panjang tadi kita lipat ke atas dan beri pentul, ini akan membentuk efek drapery yang natural.

[8A]. Hasil akhir pertama seperti pada gambar 8 (pilihan pertama/Look 1#)

[9A]. Penampakan sisi, lihat meski bergaya turban tapi bagian belakang masih tertutup oleh hijab bagian yang pendek tadi

[7-9B]. Berbeda dengan cara A tadi yang cuckup ditekuk ke atas membentuk drapery, kalau yang ini cukup dipelintir sampai habis lalu buat gulungan seperti pada gambar 8B, maka hasil akhir akan nampak seperti pada gambar 9B (LOOK 2#).

Have a Nice Trial ^^ Well.. Didowardah merely shares instead of forcing others to follow her style.. Just TAKE or LEAVE....No rude comment accepted..








Ingin mencoba Tutorial Hijab Pashmina Turban ala Didowardah - Bagian 13?


Best Regards, Didowardah

Sunday, November 17, 2013

Tutorial Hijab Pashmina in Two Minutes-Classic Look by Didowardah - Part #21

Tutorial Hijab Pashmina in Two Minutes-Classic Look by Didowardah


Tutorial Hijab Pashmina - Hi Subscribers... Here is another unique hijab style that I am sharing today. The truth that it just takes two minutes ^^ A Cotton Pashmina with a little bit touch of sense of art finally can create a classic look that suits much for those are the oldies devotees. Just grab the video and enjoy watching ^^
May it help and inspire ^^.


Video tutorial:



Reference: CAMIJIL  

Tuesday, November 12, 2013

Pahala Puasa Asyura

Berikut beberapa pahala puasa Asyura yang semestinya kita tahu sehingga semangat melakukan puasa tersebut.

Puasa Asyura menghapuskan dosa setahun yang lalu

Dari Abu Qotadah Al Anshoriy, berkata,

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ ». قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

"Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, ”Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162).

Kata Imam Nawawi rahimahullah, yang dimaksudkan pengampunan dosa di sini adalah dosa kecil sebagaimana beliau penerangkan masalah pengampunan dosa ini dalam pembahasan wudhu. Namun diharapkan dosa besar pun bisa diperingan dengan amalan tersebut. Jika tidak, amalan tersebut bisa meninggikan derajat seseorang. Lihat Syarh Shahih Muslim, 8: 46.

Adapun Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berpendapat secara mutlak setiap dosa bisa terhapus dengan amalan seperti puasa Asyura. Lihat Majmu’ Al Fatawa karya Ibnu Taimiyah, 7: 487-501

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam punya keinginan berpuasa pada hari kesembilan (tasu'ah)

Ibnu Abbas radhiyallahu ’anhuma berkata bahwa ketika Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam melakukan puasa hari ’Asyura dan memerintahkan kaum muslimin untuk melakukannya, pada saat itu ada yang berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى.

"Wahai Rasulullah, hari ini adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashrani.” Lantas beliau mengatakan,

فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ - إِنْ شَاءَ اللَّهُ - صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ

"Apabila tiba tahun depan –insya Allah (jika Allah menghendaki)- kita akan berpuasa pula pada hari kesembilan.” Ibnu Abbas mengatakan,

فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّىَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-.

"Belum sampai tahun depan, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sudah keburu meninggal dunia.” (HR. Muslim no. 1134)

Kenapa sebaiknya menambahkan dengan hari kesembilan untuk berpuasa? Kata Imam Nawawi rahimahullah, para ulama berkata bahwa maksudnya adalah untuk menyelisihi orang Yahudi yang cuma berpuasa tanggal 10 Muharram saja. Itulah yang ditunjukkan dalam hadits di atas. Lihat Syarh Shahih Muslim, 8: 14.

Tahun ini (1435 H), tanggal 9 dan 10 Muharram jatuh pada hari Rabu dan Kamis (13 dan 14 November 2013). Semoga kita bisa menjalaninya dan jangan lupa sampaikan pada istri, anak, kerabat dan rekan-rekan muslim lainnya.

Dikutp dari: rumaysho.com
Dipublikasikan: artikelassunnah.blogspot.com