Wednesday, July 10, 2013

Mau Tahu Karakter atau Sifat Dibalik Warna Jilbabmu?

Karakter / Sifat dibalik Warna Jilbab


Warna Hijab - Dalam keseharian kita, seringkali kita para Hijabbers disibukkan dalam urusan memilih warna. Terutama dalam memadu padankan hijab dengan dress yang kita kenakan. Pertanyaannya adalah, apakah warna tergantung pada mood kita? Merespon pertanyaan tersebut, Dea (23th, mahasiswi) berujar bahwa seringkali warna hijab yang dikenakan mewakili selera dan mood-nya hari itu. “Bisa saja saya merasa nyaman memakai pink hari ini, tapi mungkin besok tidak” jelasnya. Sementara Patricia (17th, pelajar) lebih dipengaruhi oleh kecendrungannya dalam memilih warna. “Saya sih lebih suka warna hijab yang ceria gitu, pink, orange sama warna neon yang cerah-cerah lah pokoknya” tanggap Patricia saat disinggung mengenai warna hijab kesehariannya. Meskipun ada banyak respon yang bervariasi, hijabbers kebanyakan menggunakan warna-warna favorit dalam berhijab. Indeed, what you wear is what colors on you! Warna yang kita suka ternyata mengejawantahkan sifat dan karakter kita. Tentu saja ulasan ini tidak 100 persen authentic, setidaknya bisa kita baca berdasarkan karakter warna itu sendiri. Well Ladies, mari cocokkan warna hijab yang paling kita suka dengan karakter kita. Which one is yours?

Elegant White


My chum, Dewi looks sweet in white Hijab

Yupz.. Putih identik dengan anggun. Selain itu, warna hijab putih juga sarat dengan kesucian dan kebersihan. Walaupun warna putih kesannya resmi,  hijab putih dalam kesehariannya menonjolkan sisi elegan dan misterius. Sahabat hijabbers yang suka warna putih, memiliki hati yang tulus dan paling tidak suka dibohongi. Kita yang suka hijab warna putih sekilas sedikit tertutup, tapi sebenarnya jika merasa nyaman dengan seseorang menjadi mudah berteman dengan siapa saja. Yang teristimewa, warna putih termasuk warna netral sehingga lebih mudah dipadu padankan dengan ragam warna lainnya.


Cool Blue

Once my roommate, Fikri, and my cousin, Diyah look fabulous in light blue


Biru muda, biru laut dan biru langit merupakan warna dinamis yang mewakili rasa tenang dan nyaman. Sahabat Hijabbers yang menyukai biru adalah wanita yang memiliki jiwa bebas dan ramah. Sementara mereka yang lebih memilih hijab biru tua cenderung lebih tegas dan berpembawaan serius. Walau sekilas sedikit sombong, tapi sebenarnya penyuka warna biru tua adalah wanita yang ramah. Penyuka hijab warna biru menggemari tantangan yang  maskulin, sehingga tidak pernah takut mencoba hal-hal baru. Warna biru memberikan energi ceria dan menyenangkan. Warna hijab ini cantik dipadu padankan dengan warna hitam, putih, silver maupun kombinasi biru tua-biru muda.

Energetic Red


I am in red that I love most :)
Merah identik dengan ketegasan dan ketangguhan. Penyuka hijab warna merah cenderung frontal dalam mengungkapkan pendapatnya. Warna merah sangat ekspresif sehingga biasanya penyuka hijab warna merah juga cenderung menyukai warna cerah lainnya. Seringkali warna ini diidentikan dengan warna yang seksi dan menggoda. Karena itu, sahabat hijabbers yang menyukai warna merah cenderung suka menonjolkan diri dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Dalam asmara, karena kemandiriannya, penyuka hijab merah cenderung sulit jatuh cinta. Warna merah terlihat elegan jiga dipadu padankan dengan warna abu-abu maupun hitam.

Feminine Pink


My best ever lecturer, Mom Ika, My chums Ighfir and Cupil :). All is charming in pink hijab :)

Well, hijab warna pink identik dengan kelembutan seorang wanita. Kita yang menyukai hijab warna pink adalah sosok yang lembut, manis dan penyayang. Busana warna pink mewakili suasana hati kita yang sedang merasakan kebahagiaan dan kasih sayang. Pink mewakili rasa cinta kepada orang-orang yang kita sayangi. Penyuka warna hijab pink mudah bergaul dan suka dengan hal yang romantis. Sahabat Hijabbers yang suka dengan warna ini, bisa memadupadankan warna pink dengan warna putih, hijau toska dan hitam.

Natural Green


 
Ariej in such as a sweet green hijab :)

Warna hijau identik dengan alam dan segala hal yang bersifat natural. Penggemar hijab warna hijau berpembawaan tenang dan tak mudah terpancing emosi. Sahabat hijabbers yang menyukai warna hijau cenderung mudah memaafkan orang lain dan bersikap dewasa. Selain itu, sangat santun dan berhati-hati dalam bersikap dan berbicara. Dalam hal asmara, penyuka hijab warna hijau mendambakan pria yang memegang prinsip dan bertoleransi. Ini karena, kita yang penyuka hijab hijau itu selalu memegang prinsip yang kita percaya. Hanya saja, dalam memadu padankan warna, hijab hijau lebih terlihat cantik dan harmonis jika dikombinasikan dengan dress warna netral dan kalem. Misalnya, warna hijau dengan putih gading yang merupakan kombinasi yang romantis.

Mysterious Grey





Sahabat Hijabbers penyuka abu-abu cenderung moody walau sebenarnya sangat menyenangkan jika seseorang sudah mengenal kita dengan baik. Selain itu, penyuka hijab warna abu-abu bisa terlihat ceria, mesti terkadang terihat misterius di mata orang lain. Seperti penyuka hijab warna hijau, kita yang menggemari hijab abu-abu juga berpendirian teguh dalam memegang prinsip. Uniknya, meski kadang keras kepala, penyuka hijab warna ini akan mudah mengalah untuk kebaikan orang lain. Hijab warna abu terlihat sangat harmonis jika dipadu padankan dengan dress warna solid yang cerah seperti merah, orange dan hijau toska.

Classic Brown


My chums Faiq and Mom Endang in tremendous Chocolate :)


Warna coklat identik dengan warna tanah yang mewakili kesederhanaan. Kita yang menyukai hijab warna coklat merupakan sosok penyanyang dan setia. Penyuka hijab warna coklat tidak suka menonjolkan diri sehingga nampak bersahaja. Meskipun begitu, sahabat Hijabbers yang menyukai warna coklat identik dengan suasana hati dan kepribadian yang manis tapi penuh semangat. Dalam berbusana, hijab warna coklat tampil cantik jika dipadukan dengan warna yang setingkat lebih kalem misalnya putih tulang atau krem.

Cheerful Yellow


Winanti in Cheerful Yellow :)


Full of cheers and spirit, itulah gambaran sahabat Hijabbers yang menyukai hijab warna kuning. Penyuka warna ini seorang yang tangguh, optimis dan ceria. Dalam bergaul bahkan tidak pernah membedakan status mereka, sehingga banyak orang suka berada di dekat penyuka warna kuning. Biasanya hijab dengan warna ini sangat cantik bila dipadupadankan dengan warna netral seperti hitam.


Noble Purple


My chum Linda in beautiful purple outfit :)

Dalam stereotype orang Indonesia kebanyakan, ungu identik dengan warna janda. Padahal ungu adalah warna ningrat yang mewakili kemewahan nan elegan. Karena itu, penyuka hijab warna ini mempunyai selera tinggi dan barang mewah, itu karena kita tahu mana yang terbaik untuk kita. Bagi orang lain, penyuka warna hijab ungu sedikit nampak misterius dan sulit didekati. Walaupun begitu, sebenarnya kita yang menyukai hijab ungu sangat romantis dan menyenangkan. Sahabat Hijabbers yang menggilai warna ini cenderung pemberani dan optimis dalam menghadapi masa depan. Sehingga mudah mempelajari hal baru dan beradaptasi. Hanya saja, dalam asmara, hanya pria tangguh dan tak gampang menyerah yang mampu menaklukan hatinya. Hijab ungu terlihat sangat elegan jika dipadu padakan dengan dress warna netral seperti krem, hitam ataupun putih.

Mystical Black

We are in magic black :)

Hitam identik dengan sosok misterius dan mistis. Di sisi lain, hitam menyatakan sesuatu yang abadi dan klasik. Kita yang menyukai warna hitam cenderung idealis dan berkarakter kuat. Terkadang sedikit tertutup dan misterius. Juga menyukai hal-hal yang bernilai artistik. Hijab warna hitam menyimpan sebuah penampilan yang sangat elegan dan netral karena bisa dipadu padankan dengan semua jenis warna. Jika diaplikasikan pada busana, warna hitam ternyata juga mampu memberi efek langsing. Karena itu LBD menjadi sangat populer sejak pertama kali dikenalkan Choco Channel.

Shining Orange

Lala in shining orange hijab :)


Orange mewakili karakter yang sedikit mirip dengan warna merah. Hanya saja, orange lebih feminim dan bersahabat. Penyuka hijab warna orange menggambarkan seseorang yang suka sosialisasi, penuh harapan dan percaya diri. Disamping itu, hijab warna orange juga membangkitkan semangat, vitalitas dan kreatifitas. Sehingga dapat menimbulkan perasaan positif, senang, gembira dan optimis, penuh energi, bisa mengurangi depresi ataupun perasaan tertekan. Penyuka warna ini juga suka melakukan tantangan baru dan menjadi pusat perhatian. Warna orange akan menjadi lebih netral dan harmonis jika dipadu-padankan dengan warna kalem seperti abu-abu, krem dan putih, sehingga kecerahan warna tidak mati dan membosankan.

Mixed Color


My cousin, Iis in pretty tie-dyed pashmina
Sahabat Hijabbers yang menyukai hijab motif merupakan sosok yang mudah bergaul dan mudah beradaptasi. Terkadang, kita yang menggilai hijab bermotif cenderung tidak menyukai banyak aturan dan menyukai kebebasan. Orang lain melihat kita sebagai sosok yang menyenangkan dan penyayang. Kesan pertama mereka melihat kita sebagai sosok yang kalem, padahal kita juga bisa ramai. Penyuka hijab motif hidupnya terasa penuh warna selayaknya nano-nano.

Well, demikian ulasannya. Artikel ini di kompilasi dari berbagai sumber dan pengalaman personal penulis. Semoga bermanfaat.


sumber: Didowardah Kompasiana

Tuesday, July 9, 2013

Tutorial Jilbab Pashmina Double | Style Jilbab Turban Kobra | ala Didowardah - Bagian 8#

Tutorial Jilbab Pashmina - Selamat sore.. Tidak terasa sudah masuk bulan Ramadhan 1434 H yaa ^_^. Oh ya, bagi yang punya jilbab pashmina kita cobain style yang simpel ini yuk. :)

Tutorial Jilbab Pashmina Double | Style Jilbab Turban Kobra | ala Didowardah - Bagian 8#:


Tutorial Jilbab Pashmina Double | Style Jilbab Turban Kobra | ala Didowardah - Bagian 8#

[1]. Gunakan ciput ninja dan ciput Arab dengan pola asimetris seperti pada gambar 1.
[2]. Kenakan jilbab Pashmina dengan ke dua sisi tidak sama panjang (dalam foto ini, sisi kiri sedikit lebih pendek dari sisi kanan).
[3], [4]dan [5]. Ikat jilbab pashmina erat-erat seperti pada gambar 3. Kemudian tarik ke atas dan twist ke dua sisi jilbab seperti pada gambar 5.
[6]. Kemudian sisihkan yang pendek sementara yang panjang tarik ke samping kiri dan selipkan pada lipatan jilbab untuk mengunci agar tidak lepas seperti pada gambar 6.
[7]. Sisa dari sisi jilbab (yang tadi disematkan) kita ambil dan tarik kearah kanan kemudian beri jarum agar tidak lepas seperti pada gambar 7.
[8]. Sisa jilbab yang di bagian kanan kita bentuk menyerupai pita dengan menyematkan jarum sebagai penguat. It’s Done..!!!
[9]. Atau alternatif lain, kita bisa menggulungnya menjadi simpul cantik seperti pada gambar 9 dan 10. It’s done.. Indeed, we have two choices in determining our favorite style

If you need more detail how to wear this jilbab tutorial, just freely visit us on:




sumber: CAMIJIL

Friday, July 5, 2013

Tips Berjilbab Sesuai Bentuk Wajah

HIJAB tak lagi sekedar sebagai atribut yang hanya dilekatkan pada wanita sebagai pemenjara badan untuk absen dari aktivitas luar rumah. Hijab menjadi simbol kreativitas gabungan dari FASHION dan implementasi FAITH yang mementahkan anggapan orang kebanyakan bahwa berhijab hanya sebagai penghalang karir pemberhenti kemajuan”. (Didowardah)

Turban PARIS ala Fatin for those whose face is oval or long. Tetapi untuk mereka yang berwajah persegi, bulat ataupn hati bisa menggunakan model ini dengan penggunaan ciput yang tepat :)
Jika sebelumnya sudah memposting artikel tentang Kiat Berjilbab Untuk Wajah Bulat dan Pipi Chubby dan Kenali Karakter atau Sifat di Warna Jilbab pilihanmu, kali ini saya akan mencoba menguliti satu persatu bagaimana kiat berjilbab yang pas sesuai dengan bentuk wajah. Karena ternyata banyak Muslimah berjilbab yang masih meraba-raba style jilbab yang cocok untuk wajah mereka. Sepertinya kita semua paham tentang model baju yang paling pas untuk bentuk tubuh kita, tetapi masih bingung dengan gaya berhijab yang sesuai dengan bentuk wajah. Sehingga tidak banyak yang malah sekedar meniru mode berjilbab tanpa memperhatikan jilbab yang paling pas dengan bentuk wajah. Jika kita salah memilih style berjilbab, yang terjadi bukannya makin stunning dengan tampilan hijab kita, yang ada malah menjadi aneh karena sudah salah memilih gaya. Padahal dalam berhijab trik yang utama adalah bagaimana menyeimbangkan dan membingkai wajah sesuai dengan angle dan fitur kita. Well, berikut ulasannya semoga bermanfaat.



1. Bentuk Wajah Bulat 


Bentuk wajah bulat | Tips Berjilbab
Untuk yang berwajah bulat sebaiknya hindari pemakaian underscaves (ciput arab) yang ditarik kedepan menutup dahi. Ini hanya akan mebuat wajah terlihat pendek dan semakin bulat sempurna. Jika memang harus menggunakan ciput sebagai aksen maupun hiasan, pasang ciput secara asimetris dan tarik ke atas dengan membiarkan dahi kita terekpos sehingga memberikan kesan panjang (bisa dilihat digambar). Pilihan jilbab yang paling praktis untuk wajah ini yaitu dengan cara membiarkan jilbab mengikuti garis rambut dahi dan menutupi sebagian tulang pipi (untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar ilustrasi).Jilbab  yang menutupi sebagian tulang pipi akan memberikan ilusi bentuk wajah yang lebih panjang dan oval.

My cousin, Mbak Dee with her style Hijab for round face

Hijab yang juga sangat pas untuk wajah bulat yaitu model jilbab dengan menggunakan undercaps (ciput topi). Kita yang berwajah bulat bisa menggunakan jilbab standar dengan menggunakan ciput topi. Pastikan pemasangan ciput tidak menutupi dahi sehingga memberi kesan wajah yang terlihat lebih panjang. Kemudian pada bagian pipi, agak dimajukan untuk menghilangkan efek bulat.

lazada.co.id

 
Sebisa mungkin hindari pemakaian jilbab dengan banyak drapery ataupun aksesoris di kanan kiri bagian telinga. Ini akan membuat tampilan wajah semakin melebar. Karena itu, disarankan cari model jilbab yang menempatkan aksesoris di bagian sisi atas kepala dengan penggunaan ciput yang dipasang asimetris. Pilih material jilbab yang jatuh dan tidak tebal juga tidak terlalu tipis. Pilih juga model hijab dengan aksen drapery ringan di sekitar dada. Ini membuat tampilan lebih chic dan memberi efek lonjong pada wajah.

2. Bentuk Wajah Persegi


Square-shaped face

Untuk kita yang berwajah persegi disarankan tidak mengenakan jilbab dengan model yang menonjolkan pipi dan rahang. Ini akan memberi efek maskulin. Sebaiknya bingkai dagu dan sisi rahang untuk memberikan penampilan yang lebih oval. Model lain yang matching untuk wajah persegi yaitu jilbab dengan model round shape. Model ini akan menyamarkan garis-garis keras di wajah sehingga terlihat lebih bulat dan feminim.


My friends with their square-shaped face

Pilihan material jilbab juga menjadi penting dan berpengaruh. Pilih material yang sedikit mengembang dan berisi sehingga menciptakan wajah terlihat lebih bulat. Selain itu, pilih warna soft, seperti warna krem, putih, dan warna-warna pastel yang memberi kesan lembut dan mampu menghilangkan garis tajam pada wajah. Hindari warna-warna keras dan menyolok.

3. Bentuk Wajah Oval

Oval shaped face
Oval adalah bentuk wajah paling ideal yang terlihat matching untuk hampir semua style jilbab. So, buat kamu yang berwajah oval, silahkan berkaca lama-lama dan kagumi kesempurnaan bentuk wajah anda, hoho. Tapi untuk kamu yang berwajah oval sekaligus berpipi chubby, pastikan bahwa ciput yang kamu gunakan tidak terpasang horizontal.

CAMIJIL's friends with their oval face
Bagaimanapun, pipi chubby akan memberi kesan wajah yang bulat jika penggunaan ciput dibiarkan terpasang horizontal. Ini pengalaman saya sendiri yang kebetulan berwajah oval sekaligus berpipi Chubby. Jadi meskipun saya terlihat cocok dengan semua model hijab, kenyataannya saya harus memasang ciput dengan posisi diagonal ataupun silang. Dan jika saya harus mengekpos area dahi, konsekuensinya, sebagian pipi harus tertutup. Ini untuk membingkai wajah agar tidak terlihat bulat. And aye, it works! :)

ME, with my free style hijabs for having the oval-shaped face :)

4. Bentuk Wajah Segitiga 

Triangular
Wajah berbentuk hati terlihat cantik dengan gaya hijab yang terkesan longgar. Bagaimanapun, pastikan dahi terbungkus rapat atau gunakan ciput dngan aksen silang maupun setengah lingkaran (seperti terlihat pada gambar). Gaya jilbab yang paling matching untuk bentuk wajah segitiga ini yaitu dengan menekankan coverage pada area dahi dan membiarkan pipi terbungkus dengan efek longgar dan jatuh disekitar rahang. Ini akan menciptakan kesan dramatis serupa berlian.

My friend, Nuv, with her heart-shaped face

Contoh riilnya yakni gaya jilbab ala Hana Tajima. Well, ternyata bentuk wajah segitiga paling cocok dengan model Hana Tajima. So, buat kamu bentuk wajahnya segitiga, silahkan berburu tutorial ala Tajima-nya disini.

Tajima with her stunning hijab

5. Bentuk Wajah Lonjong

Long-shaped face
Bentuk wajah lonjong atau panjang sangat pas dengan gaya jilbab Turki. Jilbab model Turki yang penggunaannya membiarkan ciput menutup dahi secara horizontal memberikan kesan oval pada wajah. Style lain yang juga cocok untuk wajah panjang yaitu jenis model Turban. Model turban dengan aksesoris pada sisi wajah akan memberi efek penuh. Atau bisa juga dengan model Turban ala Fatin yang beraksen mawar di sisi kepala.
Hindari model jilbab yang mengekspos area dahi, karena ini akan menciptakan ilusi wajah yang semakin terihat panjang. Jangan menambah volume, hiasan ataupun ruffle di atas kepala, ini hanya akan mengesankan wajah yang lebih panjang.
Jilbab dengan menggunakan undercaps (ciput topi) cocok untuk wajah ini. Tetapi, pastikan pemakaian ciput topi sedikit menutupi area dahi. Atau pilihan lainnya, buat kamu yang berwajah lonjong, pilih model jilbab dengan aksesoris, ruffle ataupun drapery di sisi wajah. Ini akan memberi volume dan menciptakan ilusi lebar pada wajah.

My best friends with their long shaped face


Well ladies, apapun model jilbabnya, yang terpenting adalah kesopanan kita dalam berjilbab. Jika kita mengenakan model sleek seperti model Turban, pastikan bahwa dress yang kita kenakan longgar dan tidak mengekspos bagian dada. Bagaimanapun, hakikat kita berhijab adalah refleksi dari iman yang tentunya harus dibarengi dengan nilai-nilai religiositas Islam. Sehingga mampu mengantarkan jilbab sebagai pelindung sekaligus menjadi bagian dari ibadah.


Memperhitungkan ke-transparanan jilbab juga penting lho ya, jangan sampai kita berjilbab dengan pilihan gaya Mickey Mouse yang masih memperlihatkan rambut dan kuping kita dengan jelas (karena transparan). Karena itu, pastikan rambut kita sudah terikat rapi, dan gunakan ciput ninja untuk solusi jilbab anti Mickey Mouse. Jika hijab terlalu transparan ataupun sleek, pemakaian hijab dobel juga bisa menjadi alternatif. Dibeberapa kesempatan saya mencoba cara ini dan ternyata hasilnya lebih adem (bisa dilihat difoto). Dan yang terpenting lagi dalam memilih model jilbab yaitu sesuaikan dengan acara yang akan kita hadiri. Happy donning Hijab :)
Well then.. I think that’d be all, I expect that helps! :) Thanks for reading through.. 

Sumber: Didowardah Kompasiana

Tutorial Jilbab Paris Simple dengan mengenakan Ikat Kepala - Bagian 8


Tutorial Jilbab Paris Simple dengan mengenakan Ikat Kepala (Headband):



Tutorial Hijab Paris Simple dengan mengenakan Ikat Kepala


[1]. Gunakan kombinasi Ciput Ninja dan Ciput Arab (Buat pola silang seperi pada Gbr. 1

[2]. Ambil headband (ikat kepala) kemudian ikatkan searah dengan ciput arab pada lapisan paling atas.

[3 ] . Lipat jilbab paris menjadi 2 dengan bentuk segitiga seperti biasa, lalu pakai dengan posisi seperti pada gambar 3.

[4] Dan [5]. Kemudian ambil ke dua ujung jilbab paris lalu buatlah simpul seperti yang terlihat pada gambar 4 & 5.

[6] Dan [7]. Silangkan ke dua sisi jilbab yang sudah disimpul, kemudian tarik ke belakang tepat di tengkuk. Agar terlihat rapi, letakan di bagian bawah lapisan jilbab yang menutupi punggung.

[8>]. Agar jilbab tak mudah bergeser, sematkan jarum pentul di atas kepala, kemudian rapikan. It’s done! Have a nice trial ladies..

If you need more detail how to wear hijab paris ala didowardah, just freely visit us on:




sumber: CAMIJIL

Tuesday, July 2, 2013

Kiat Berjilbab Untuk Wajah Bulat dan Pipi Chubby

 
Kiat Berjilbab untuk wajah bulat dan pipi chubby
Berhijab untuk wajah bulat - Trend hijab saat ini sangat bervariasi. Sepertinya hijab tidak lagi sekedar berfungsi menutup aurat yang menjadi simbol faith, namun juga menjadi fashion yang mempercantik penampilan. Hijab yang dulu lekat dengan jilbab yang terkesan tradisional dan penggunaannya cukup dengan menyematkan peniti, kali ini jilbab berkamuflase menjadi hijab yang merambah kalangan kelas menengah dengan kesan glamor dan wah. Begitu banyak pilihan tutorial hijab populer di sajikan di laman-laman internet maupun youtube –hanya saja sebagai hijabbers kita harus selektif memilih style yang pas untuk kontur wajah kita. Alih-alih ingin tampil cantik, yang ada malah terlihat weird hanya karena salah memilih model dalam berhijab.
Untuk mereka yang berwajah oval, pastinya akan sangat mudah untuk mencoba beragam style hijab yang ditawarkan. Karena mereka yang mempunyai kontur wajah oval dapat mencoba berbagai jenis dan kreasi gaya dalam berhijab. Lalu bagaimana yang berwajah panjang? Atau mereka yang berwajah bulat dan chubby? Dalam ulasan kali ini saya akan membagikan beberapa trik untuk mereka yang berwajah bulat dan chubby. Karena wajah saya sendiri memiliki kontur pipi yang chubby dan wajah lumayan bulat. Berikut ini trik dan tips memakai hijab untuk anda yang berwajah chubby seperti saya. Let’s check it out ladies..

Tips Memakai Hijab untuk Wajah Bulat dan Pipi Chubby

1. Memilih dan Memakai Ciput
Jika anda bilang “Waah…saya berwajah bulat karena itu nggak pantes gitu kalo make semua jenis ciput” Anggapan ini bisa saja benar kalo kita salah memilih under-cap alias ciput. Kenapa? Ya karena ciput tidak mempunyai size yang kembar yang bisa dipakai semua bentuk wajah. Sebaiknya saat mencari ciput untuk wajah chubby yang harus benar-benar diperhatikan adalah ukuran ciput itu sendiri. Pernah saya membeli ciput tanpa melihat ukuran dan akhirnya tak terpakai karena ternyata terlalu kekecilan buat wajahku yang lumayan lebar. Karena kekecilan, ciput terlalu menekan pipi dan tonjolan pipiku yang chubby semakin jelas ter-expose.
With My younger Brother- Look, my cheeks are looked quite chubby, itu karena KELIRU menggunakan CIPUT NINJA.

Lalu ciput seperti apa yang cocok untuk yang berwajah chubby? Untuk ciput Arab, jenis yang bolak balik lebih cocok untuk yang berwajah bulat ataupun chubby. Karena ciput tersebut penggunaanya bisa kita silang atau kita bentuk menjadi asimetris pada bagian dahi. Ciput Arab biasa juga bisa dipakai asal penggunannya dua ciput yang di bentuk silang (kalau yang seperti ini agak ribet sih ya.. ). Hindari penggunaan ciput arab dengan pola tanpa silang. Karena bisa di tebak, muka anda akan menjadi terkesan bulat penuh –dan mungkin anda akan merasa aneh dan tak menyukainya.


Sementara untuk ciput ninja alias ciput Maroko, pastikan mempunyai ukuran yang pas dengan wajah anda. Biasanya ciput ninja yang model ikat itu berukuran kecil dan menonjolkan pipi anda. Pilihlah ciput ninja yang model kancing ataupun model resletting, karena biasanya ciput ninja jenis tersebut lebih longgar dan nyaman di pakai. Walaupun harganya lebih mahal dari ciput ikat biasa. Tapi anda tidak akan kecewa karena layernya juga menutupi hingga dada, sehingga kemungkinan rambut ataupun kulit tengkuk anda terlihat tidak akan pernah terjadi.

Jilbab Cardigan
Ciput lainnya yang paling pas untuk wajah bulat atau chubby adalah ciput model topi. jenis ini dapat memberi kesan wajah terlihat lebih lonjong. Selain itu, penggunaan ciput poni (ciput yang pada bagian dahi berenda dengan jahitan ke atas) juga sangat pas untuk mengesankan wajah bulat menjadi lebih panjang. Begitu juga dengan hijab model cardigan dan hoodie. Nah lho kalo bisa memilih jenis ciput yang pas buat anda, kenapa tidak mencoba? :)

With my friends, Elise and Heloise: Ini hijab model hoodie (ungu) yang saya kombinasikan dengan ciput arab (hitam) dan ciput poni (abu-abu)

Di pasaran, malah sekarang ini sudah ada ciput "AnTem" alias anti tembem yang memberikan solusi buat pipi Chubby. Sebenarnya sekilas sama dengan ciput ninja lainnya, hanya desainnya ber-cutting lurus sehingga pipi tidak terlalu terekspose dan nampak ramping (tidak chubby lagi ). Dan desain pada bagian leher terlihat lebih ramping sehingga memberikan efek wajah tirus.

Ciput ANTEM - Foto diambil dari tokobagus.com

Well, apakah pemilihan ciput saja sudah cukup? No way, ternyata salah cara menggunakan ciput juga mempengaruhi kontur wajah anda. Untuk mereka yang berwajah tirus mungkin tidak masalah menggunakan ciput dengan memperlihatkan seluruh dagu dan rahang. Tapi tidak untuk wajah bulat dan chubby. Pastikan bahwa ciput menutupi bagian bawah dagu dan tulang rahang. Ini akan memberikan efek tirus pada wajah anda. Dan perlu dicatat bahwa jika menggunakan ciput Arab, sebaiknya jangan memakainya terlalu turun menutup semua dahi atau kening Anda, karena dengan begitu, wajah Anda akan terkesan pendek dan bertambah bulat.

A. Penggunaan ciput yang tepat. B. Layer hijab yang menutupi sebagian pipi. C. Material hijab yang terkesan loose

Pemilihan warna ciput juga berpengaruh lho. Warna gelap cocok sekali untuk wajah Chubby. Karena warna gelap seperti hitam, biru tua, coklat tua dan lain-lain mengesankan efek tirus pada wajah yang chubby. Sementara warna cerah pada wajah akan memberi volume yang berlipat. 

2. Memilih Model Hijab dan Tips Penggunaan Hijab
Seperti halnya model dan pemakaian ciput, cara berhijab untuk wajah bulat juga mempunyai rule tersendiri. Pilihan model hijab yang bervolume sangat cocok untuk mengesankan wajah tirus bagi anda yang berwajah bulat. Untuk mengurangi kesan chubby, majukan bagian hijab di pipi sehingga wajah terlihat lebih tirus. Bagi Anda Hijabers yang memiliki wajah bulat, sebaiknya menggunakan hijab dengan menutupi sebagian luar pipi. Pilihan hijab yang berlayer juga bisa menyamarkan pipi chubby.
Sementara untuk material hijab, gunakan bahan yang terkesan loose atau jatuh sehingga meninggalkan efek wajah lebih tirus. Pilihan material rajut ringan, crepe, sifon serat jagung juga memberi dimensi antara wajah dan kerudung, sehingga menyamarkan pipi chubby anda. Namun, hindari hijab berbahan sifon sutra yang terlalu jatuh dan tipis, ataupun hijab kaos yang tipis. Karena bahan yang terlalu tipis justru malah mempertegas tekstur wajah bulat Anda . Dan yang paling menolong adalah pilihan model hijab dengan bentuk asimetris. Saya yang berpipi chubby selalu mempraktekan model asimetris ini, yaitu dengan membiarkan sebagian hijab menutupi sebagian pipi. Dan itu menyamarkan wajah chubby-ku. Karena, penggunaan hijab yang asimetris mampu menciptakan jarak antara wajah dan kerudung. 
Untuk warna hijab, seperti halnya ciput, disarankan yang polos dan kalau bisa yang gelap. Hijab yang bermotif rame atau motif besar-besar bisa memberikan efek wajah menjadi bervolume dan mempertegas pipi chubby anda. Tapi pengalaman saya pribadi, biasanya jika menggunakan hijab bermotif, saya akan menyiasatinya dengan penggunaan model hijab berlayer yang menutupi pipi. Juga penggunaan ciput yang asimetris. And so far, it works! :)


With my cousins: Pengunaan ciput Silang (Asimetris).
3. Penggunaan Aksesori
Yang perlu diperhatikan bahwa tidak semua ornamen cocok untuk anda yang berwajah bulat ataupun chubby. Diantaranya, hindari ornamen jilbab seperti drapery atau aksesoris lainnya yang dipasang di bagian samping (bawah telinga), karena dapat membuat wajah lebih lebar.  Untuk headband, aksesori ini juga bisa dipake dengan dipadukan hijab yang berlayer menutupi tulang pipi. Bisa juga dipadukan dengan ciput topi. Berikut ini saya sertakan gambar style hijab dengan ciput topi dan bertali (headband).
Contoh Hijab dengan penggunaan ciput topi dan aksesori headband

Style hijab berlayer yang menutupi separuh pipi dan aksen curve di sisi kepala atas yang menyamarkan pipi chubby-ku :)

Cara lain penggunaan hijab untuk pipi Chubby :)
Well ladies.. Mungkin untuk smentara ini itu saja yang dapat saya bagikan. Benar sekali, untuk tampil berbeda dalam berhijab diperlukan ketelitian dalam memilih hijab dan aneka kreasinya agar dapat membuat penampilan anda semakin charming. Karena memang pemilihan busana, aksesoris, dan tata rias wajah, memilih hijab juga harus disesuaikan dengan bentuk wajah. That’d be all, thank you for reading through.. Semoga bermanfaat.

sumber: Didowardah Kompasiana

Monday, July 1, 2013

Tutorial Jilbab Pashmina | Casual Look | ala Didowardah - bagian 7#

Selamat pagi sahabat Tutorial Jilbab... Yang punya pashmina kita cobain style yang simpel ini yuk..

Cara Memakai Jilbab Pashmina | Casual Look | ala Didowardah - bagian 7#


Tutorial Jilbab Pashmina | Casual Look | ala Didowardah - bagian 7#



[1] dan [ 2]. Gunakan Ciput Ninja dan ciput arab dengan pola Asimetris seperti pada gambar 1. Tips buat yang berwajah lonjong cukup gunakan ciput Ninja dengan posisi horizontal. Lalu kenakan jilbab Pashmina dengan ke dua sisi tidak sama panjang (dalam foto ini, sisi kiri sedikit lebih pendek dari sisi kanan). Lalu masing-masing sisi kepala [bagian atas telinga] kita kunci dengan peniti atau jarum pentul seperti terlihat pada gambar 1 dan 2.

[3] dan [4]. Ambil pashmina dari sisi kanan yang lebih panjang dan buat simpul seperti pada gambar 4.

[5] Sematkan bros pada simpul tadi dan violaa.. It’s done.. Simple and effortless..

Now it's time to challenge the day ^0^

If you need more detail how to wear this pashmina hijab tutorial, just freely visit us on:




Semoga bermanfaat :)


Sumber: CAMIJIL

Sunday, June 30, 2013

Tutorial Model Kerudung Pashmina | Classic Look | ala Didowardah - bagian 6#

Tutorial Model Kerudung Pashmina - Selamat pagi. Yang punya kerudung pashmina kaos mari kita cobain untuk tutorial classic look ini yuk.. Yang ini cocok untuk kita yang berpipi chubby karena posisi jilbab yang melingkari [membungkus] kedua sebagian tulang pipi dengan sempurna. Begitu juga dengan posisi ciput yang sengaja kita pasang asimetris yang mengesankan efek tirus pada wajah. Tapi buat kita yang berwajah bulat bisa mengakalinya dengan pengunaan ciput yang dipasang dengan posisi horizontal. Well, just take alook! ya...
 

Tutorial Model Kerudung Pashmina | Classic Look | ala Didowardah




Tutorial Model Kerudung Pashmina | Classic Look | ala Didowardah

[1]. Gunakan Ciput Ninja dan ciput rimpel dengan pola Asimetris seperti pada gambar 1. Lalu kenakan model kerudung Pashmina dengan ke dua sisi tidak sama panjang (dalam foto ini, sisi kiri lebih pendek dari sisi kanan).

[2]. Ambil kerudung dari sisi kiri yang lebih pendek dan bungkus wajah lalu sematkan peniti di ujungnya untuk kemudian kunci pada sisi kepala samping kanan, lihat gambar 2

[3, 4 & 5] Pada sisi kanan yang lebih panjang, tarik kearah samping kiri dan sematkan jarum untuk mengunci tepat di sisi kepala belakang. Lihat gambar 3, 4 dan 5

[6]. Final Result. Simple dan elegan dan yang terpenting cocok dengan selera kita yang menghindari pemakaian aksesoris.

If you need more detail how to wear this [ Tutorial Model Kerudung Pashmina ], just freely visit us on:







Sumber: CAMIJIL